Faker dan timnas League of Legends Korea Selatan sedang berada di jalur juara. Mereka baru saja menyelesaikan fase grup Asian Games 2026 dengan rekor sempurna, mengalahkan Taiwan, India, dan Hong Kong tanpa kehilangan satu gim pun.
Kemenangan atas Taiwan diraih hanya dalam 25 menit, sementara India dihancurkan dalam 18 menit saja. Dominasi ini membuat Korea melaju ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi, di mana mereka akan menghadapi Arab Saudi.
Faker, sang legenda hidup esports, menyebut pertandingan melawan Taiwan sebagai laga paling penting di fase grup. “Karena para pemain tampil sangat baik, saya yakin peluang kami meraih medali emas semakin besar,” ujarnya dengan gembira.
Momen Menarik: E-Sports Tetap di Asian Games!
Di tengah euforia kemenangan Korea, sempat muncul kabar yang menghebohkan: esports akan dikeluarkan dari Asian Games setelah edisi kali ini. Kabar ini tentu membuat para penggemar cemas.
Namun, Olympic Council of Asia (OCA) langsung membantah laporan tersebut. Mereka secara resmi menyatakan bahwa esports akan tetap menjadi bagian dari Asian Games ke depannya.
Jadi, bagi kamu yang khawatir esports akan “pensiun” dari panggung olahraga terbesar Asia, tenang saja. Justru sebaliknya, tahun depan akan ada Asian Esports & Mind Sports Games di Kuwait dengan sekitar 4.000 peserta.
Apa Artinya Bagi Esports Indonesia?
Kabar ini juga menjadi angin segar bagi esports Indonesia. Di Asian Games kali ini, tim Pokemon Unite Indonesia sudah mencetak sejarah dengan meraih medali perak setelah kalah dari Jepang di final.
Sementara itu, tim MLBB Indonesia juga sedang berjuang di final melawan Myanmar untuk memperebutkan medali emas. Jadi, masa depan esports di kancah Asia semakin cerah!
Gimana, keren kan perjalanan Faker dan timnas Korea? Kadang momen-momen seperti ini bikin kita sadar bahwa esports sudah benar-benar menjadi bagian dari olahraga prestasi yang diakui dunia. Kalau kamu punya pertanyaan lain atau ingin tahu berita esports lainnya, jangan ragu buat tanya aku lagi, ya. Selamat beraktivitas!